ID EN

ID EN

UP DOWN

SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

Albert Sutanto: Cara Atlet Mendapatkan Performa Maksimal di Lapangan

Albert Sutanto: How Athletes Get Maximum Performance on the Field

Sebagai pelatih olah raga renang saya membutuhkan atlet yang saya latih untuk fokus dan memiliki komitmen dan dispilin yang tinggi dalam mengikuti latihan.

As a swimming sports coach, I need the athletes I train to be focused and have high commitment and discipline in the following training.

Baca Artikel Read Article

Sebagai pelatih olah raga renang saya membutuhkan atlet yang saya latih untuk fokus dan memiliki komitmen dan dispilin yang tinggi dalam mengikuti latihan. Namun tidak sampai di situ saja satu hal yang tidak kalah penting adalah untuk memiliki komitmen dan disiplin yang tinggi dalam mengkonsumsi makanan.Mengapa komitmen dan disiplin dalam mengkonsumsi makan sangat penting? Karena makanan dapat memulihkan tenaga setelah latihan dan membentuk otot yang sesuai dengan kebutuhan pembentukan fisik yang dibutuhkan oleh atlet yang bersangkutan sesuai dengan disiplin olah raganya. Sebagai contoh I Gede Siman Sudartawa yang saya latih untuk nomor sprint atau kecepatan, karena spesialisainya adalah di gaya punggung 50 meter dan 100 meter. Di sini dibutuhkan ledakan tenaga di awal yang membuatnya akan melesat meninggalkan lawan – lawannya sehingga bisa tiba awal di garis akhir dan berahsil emnyelsaikan pertandingan tanpa kehabisan tenaga di tengah jalan.Kami sangat beruntung karena Siman didukung oleh program Kachimeshi Winning Meals yang memberikan dukungan kepada atlet untuk mendapat nutrisi seimbang sesuai dengan kebutuhan dan target latihannya. Siman saat ini menunjukkan komitmen dan disiplin yang sangat tinggi baik untuk latihan maupun dalam mengkonsumsi makanannnya. Setiap hari Siman harus menjalani latihan di kolam renang setara dengan jarak 4,5 Km dan dalam 1 minggu dia harus mengikuti 2 kali latihan dry land atau latihan fisik. Manfaat yang saya rasakan sebagai pelatih adalah melihat perkembangan Siman baik dalam mencapai bentuk fisik yang diinginkan dan juga target catatan waktu latihannya sudah sesuai dengan target yang saya inginkan dan efek pasca latihan dimana Siman tidak menunjukkan kelelahan yang berlebihan.Berdasarkan pengalaman saya melatih atlet – atlet nasional, saya melihat bahwa atlet yang didukung asupan nutrisinya menujukkan pembentukan otot yang lebih ideal dibandingkan dengan atlet lain yang menempuh program kepelatihan yang sama namun kurang berdisiplin dalam memperhatikan asupan nutrisinya. Siman baru saja melaksanakan tes resmi untuk melihat catatan waktu berdasarkan kepelatihan yang dia jalani, dan hasilnya sesuai dengan harapan saya meskipun saat ini Siman mengalami kendala di pergerakan tangannya akibat cedera yang dialaminya akhir tahun 2018 yang lalu.Kondisi yang dijelaskan di atas adalah hasil dari penyediaan makan intensif yang dilakukan oleh Ajinomoto Indonesia melalui program Winning Meals Kachimeshi Indonesia. Pada program ini Siman mendapatkan dukungan penuh makanan bernutrisi yang disajikan melalui kalkulasi nutrisi oelh nutrisionis olah raga professional berdasarkan program latihan yang saya buat. Saya menargetkan Siman agar bisa mencapai berat badan 70 kg sebagai berat badan idealnya dan dalam kurun waktu 2 minggu target ini sangat terlihat sesuai dengan rencana juga faktor fisik lain juga catatan waktu latihan yang bisa didukung melalui program dari Ajinomoto Indonesia ini.

Kita bisa melihat ulasan nutrisionis dari sisi yang berbeda dalam artikel lainnya dalam website www.kachimeshi-indonesia.com ini. Pola nutrisi seimbang bukan hanya untuk atlet namun juga untuk semua orang. Mari kita mulai pola hidup bernutrisi seimbang yang sesuai dengan aktivitas kita sehari – hari.


As a swimming sports coach, I need the athletes I train to be focused and have high commitment and discipline in the following training. However, one thing that is no less important is to have high commitment and discipline in consuming food.Why is commitment and discipline in eating so important? Because food can restore energy after training and build muscle by the physical formation needs needed by the athlete concerned following the sports discipline. For example, I Gede Siman Sudartawa, who I train for sprint numbers or speed because his specialty is in the 50 meters and 100 meters backstroke. Here it takes a burst of power at the start that makes it dash away from its opponents so that they can arrive early at the finish line and finish the match without running out of energy in the middle of the road.We are very fortunate because Siman is supported by the Kachimeshi Winning Meals program which provides support to athletes to get balanced nutrition according to their needs and training targets. Siman currently shows a very high commitment and discipline both for training and in consuming his food. Every day Siman must undergo training in the swimming pool equivalent to a distance of 4.5 km and in 1 week he must follow 2 dry land exercises or physical exercises. The benefits I feel as a trainer are seeing Siman's progress in achieving the desired physical form and also the target training time record is following the target I want and the post-training effect where Siman does not show excessive fatigue.Based on my experience trained the national athletes, I see that athletes who are supported by their nutritional intake show more ideal muscle building compared to other athletes who take the same training program but are less disciplined in paying attention to their nutritional intake. Siman has just carried out an official test to see the time records based on the coaching he has lived, and the results are in line with my expectations even though currently Siman is experiencing problems in his hand movements due to the injury he suffered at the end of 2018.The conditions described above are the result of intensive food provision by Ajinomoto Indonesia through the Kachimeshi Indonesia Winning Meals program. In this program, Siman gets the full support of nutritious food which is served through nutritional calculations by professional sports nutritionists based on the training program that I have created. I am targeting Siman to reach 70 kg as his ideal body weight and within 2 weeks this target is very visible following the plan as well as other physical factors as well as the record of training time that can be supported through this program from Ajinomoto Indonesia.

We can see nutritionist reviews from a different perspective in another article on this website www.kachimeshi-indonesia.com. Balanced nutrition patterns are not only for athletes but also for everyone. Let's start a nutritionally balanced lifestyle that suits our daily activities.


PERJALANAN KACHIMESHI

KACHIMESHI STORIES

I Gede Siman Sudartawa: Inilah Caraku Untuk Mendapatkan Nutrisi Seimbang

I Gede Siman Sudartawa: The Role of Balanced Nutrition for Exercise and Daily Life

Bulan ini konsentrasi latihan untuk memulihkan kondisi tubuh sudah lebih terfokus.

This month, the concentration of training to restore the body's condition is more focused.

Baca Artikel Read Article
Bulan ini konsentrasi latihan untuk memulihkan kondisi tubuh sudah lebih terfokus.Selain pelatihan fisik dan teknik yang diberikan dalam kepelatihan, aku sudah mulai fokus untuk pembentukan komposisi bentuk tubuh yang ideal untuk mencapai target latihan yang diberikan oleh pelatih. Melalui program Kachimeshi Winning Meals Indonesia, Ajinomoto sangat membantu di proses ini. Mulai awal Desember, suplai makanan bernutrisi kembali dilakukan sesuai dengan kebutuhan agar dapat mencapai hasil latihan yang maskimal. 

Makanan yang dikirimkan kepadaku setiap harinya adalah hasil dari perhitungan ilmiah dari kebutuhan energi sehari - hari berdasarkan pola dan volume latihan setiap hari yang aku jalani baik di kolam renang maupun latihan fisik di luar kolam. Program latihan yang dibuat oleh pelatih Albert Sutanto kemudian diperiksa oleh Nutrisionis Emilia Achmadi untuk dihitung perkiraan rata – rata kebutuhan nutrisi seimbang yang harus diasup melalui makanan sehari – hari yaitu sarapan, makan siang dan makan malam.

Program pelatihan dan kondisi fisik per awal bulan Desember ini menunjukkan bahwa kebutuhan asupan nutrisi setiap hari adalah sebanyak 3,300 KKal (Kilo Kalori) per hari atau 1,000 KKal lebih banyak dibandingan dengan bulan Juni yang lalu hasil dari meningkatnya frekuensi latihan setiap harinya. Formulasi kebutuhan ini dalam bentuk makanan lebih spesifik lagi harus didapat dari kombisani 40 persen karbohidrat, 30% persen protein dan 30% lemak. Nah Langkah selanjutnya tim Ajinomoto Indonesia melalui nutrisionisnya, Pak Yoni Wibowo akan menterjemahkan ini menjadi kombinasi menu makanan yang dihitung gramasi penyajiannya. Perhitungan ini sangat detail sampai kepada detail gramasi pemakaian produk bumbu Ajinomoto yang bisa digunakan demi mendapatkan kombinasi makanan bernutrisi yang juga nikmat.



Selanjutnya menu tersebut akan diserahkan kepada jasa penyedia makanan professional yang akan memasak sesuai dengan detail perhitungan tadi dan diantarkan tiga kali setiap harinya ke tempat tinggalku. Sampai saat ini program ini berjalan dengan lancar karena target berat badan yang ditetapkan oleh pelatih sudah dapat terkejar, dan melalui penyajian makanan ini aku merasa tubuh berada dalam kondisi prima karena rasa lelah setelah berlatih terasa lebih berkurang dibandingan dengan saat sebelum penyediaan makanan dilakukan. Satu hal lagi yang terpenting adalah bahawa catatan waktu yang ditargetkan oleh pelatih juga dapat tercapai sesuai dengan rencana kepelatihan. 

​Memang membutuhkan usaha dan displin untuk mencapai target latihan, selain komitmen dan displin dalam berlatih, komitmen dan disiplin dalam mengkonsumsi makanan juga diperlukan. Kita bisa melihat sudut pandag dari pelatih dan nutrisionis olah raga juga menu makanan yang aku konsumsi melali artikel yang terbit dalam www.kachimeshi-indonesia.com, pola nutrisi seimbang bukan hanya untuk atlet namun juga untuk semua orang. Mari kita mulai pola hidup bernutrisi seimbang yang sesuai dengan aktivitas kita sehari – hari.

This month, the concentration of training to restore the body's condition is more focused. In addition to the physical and technical training provided in the coaching program, I have begun to focus on forming the ideal body composition to achieve the training targets given by the trainer. Through the Kachimeshi Winning Meals Indonesia program, Ajinomoto is very helpful in this process. Starting early December, the supply of nutritious food is again carried out as needed to achieve maximum training results.

The food that is sent to me every day is the result of a scientific calculation of daily energy requirements based on the pattern and volume of daily exercise that I do both in the pool and outside the pool. The training program made by trainer Albert Sutanto was then examined by Nutrisionis Emilia Achmadi to calculate the estimated average balanced nutritional needs that must be consumed through daily food, namely breakfast, lunch, and dinner.

The training program and physical condition as of the beginning of December show that the daily nutritional intake needs are 3,300 KKal (Kilo Calories) per day or 1,000 KKal more compared to last June as a result of the increasing frequency of exercise every day. The formulation of this requirement in the form of food, more specifically, must be obtained from a combination of 40 percent carbohydrates, 30% protein, and 30% fat. Now, the next step of the Ajinomoto Indonesia team, through its nutritionist, Mr. Yoni Wibowo, will translate this into a combination of food menus that are calculated on grams presentation. This calculation is very detailed down to the details of the usage of Ajinomoto seasoning products which can be used to get a combination of nutritious foods that are also delicious.


Then the menu will be submitted to a professional food service provider who will cook according to the detailed calculations and delivered three times every day to my place of residence. Until now, this program has been running smoothly because the target body weight set by the trainer has been overtaken, and through the presentation of this meal, I feel that my body is in prime condition because the fatigue after practicing feels less than it was before the food was served. One more important thing is that the record time targeted by the coach can also be achieved according to the coaching plan.

It does take effort and discipline to achieve training targets, in addition to commitment and discipline in practice, commitment, and discipline in consuming food is also needed. We can see the point of view of the sports coach and nutritionist as well as the food menu that I consume through the article published in www.kachimeshi-indonesia.com, the pattern of balanced nutrition is not only for athletes but also for everyone. Let's start a nutritionally balanced lifestyle that suits our daily activities.

PROFIL TIM KACHIMESHI

KACHIMESHI TEAM PROFILE

Albert Sutanto: Nutrisi Siman Penting Untuk Pemulihan Tenaga

Albert Sutanto: Siman Nutrition is Important for Energy Restoration

Dalam mempersiapkan seorang atlet kita harus merancang sebuah Latihan yang sesuai dengan karakter olahraga tersebut misalnya untuk kecepatan (speed), kekuatan (power) atau endurance (daya tahan).

In preparing an athlete, we must design an training suitable with the sports character, for example, speed, strength, or endurance.

Baca Artikel Read Article

Sebagai manusia tentunya kita perlu untuk menjaga kebugaran tubuh agar fungsinyadapat bekerja secara optimum sehingga terhindar dari sakit dan mendapatkan performa yang maksimal. Terlebih khusus bagi atlet yang pencapaiannya adalah berdasarkan kinerja tubuhnya. Dalam mempersiapkan seorang atlet kita harus merancang sebuah Latihan yang sesuai dengankarakter olahraga tersebut misalnya untuk kecepatan (speed), kekuatan (power) atau endurance (daya tahan). Lebih jauh lagi kita harus melihat karakter tubuh dari masing – masing atletsehingga secara tepat dapat memberikan Latihan yang tepat untuk bagian otot yang tepat agar tujuannya untuk menjadi juara dapat tercapai.

Saya adalah pelatih olah raga renang, dalam olah raga renang sendiri terdapat beberapadisiplin berbeda seperti gaya bebas, gaya dada, gaya kupu – kupu dan gaya punggung. Masing - masing memiliki karakter dan kebutuhan berbeda belum lagi variasi dari jarak tempuh darinomor yang dipertandingan. Contohnya pada 50 m diperlukan ledakan tenaga di awal yang dapatmembawa seorang atlet untuk melesat ke depan meninggalkan lawannya dan hanya dalam waktukurang dari 30 detik pertandingan usai. Sebaliknya untuk jarak 400 m seorang atlet harusmengkombinasikan daya tahan tubuh dan kecepatan secara optimum agar tidak kehabisan tenagasebelum pertandingan berakhir.

Proses pelatihan sendiri tidak dapat lepas dari peranan istirahat dan asupan nutrisiseimbang. Peranan istirahat adalah agar atlet dapat mencapai performa terbaiknya, pemulihanotot dimana diperlukan juga pemijatan untuk menghindari cedera, memperkuat kinerja otot dan meingkatkan kinerja atletik. Tentunya yang tidak kalah penting adalah asupan nutrisi seimbangagar tubuh memperoleh bahan bakar yang tepat dan juga pembetukan tubuh yang ideal untuk karkteristik olahraga yang menjadi spesialisasinya. 

​Kondisi antropometric test terakhir dan pola pelatihan yang saat ini sedang diterapkanbagi Siman membuatnya butuh asupan nutrisi yang tepat untuk penyediaan energi pada saatmelakukan aktifitas latihan (baik di darat maupun di air) dan juga pada saat pemulihan(recovery). Pilihan makanan yang tepat akan membantu mengoptimalkan energy dan pemulihandengan maksimal. Inilah peranan dari program Kachimesi Winning Meals Indonesia, memberikan asupan nutrisi seimbang bagi Siman seusuai dengan kondisi tubuhnya polapelatihan yang dijalaninya sebanyak 6 kali seminggu dan 2 kali semingu untuk Latihan “dry land” atau Latihan otot di luar Latihan di kolam renang. Sementara ini hasil Siman untuk 50 m sudah melampaui target catatan waktu namun pada nomor 100 m masih membutuhkan perbaikanperforma. Saya optimis bahwa dengan disiplin Siman dan dukungan asupan nutrisi yang diberikan oleh Ajinomoto Siman dapat mengejar target catatan waktu lebih cepat 3 detik secarabertahap. Kita bisa melihat ulasan nutrisionis dari sisi yang berbeda dalam artikel lainnya dalam website www.kachimeshi-indonesia.com ini. Pola nutrisi seimbang bukan hanya untuk atletnamun juga untuk semua orang. Mari kita mulai pola hidup bernutrisi seimbang yang sesuaidengan aktivitas kita sehari – hari.


As humans we need to maintain body fitness so that its functions can work optimally for us to be avoided rom health issue and able to get the best performance of our body. Especially for athletes whose achievements are based on their physical performance. In preparing an athlete, we must design an training suitable with the sports character, for example, speed, strength, or endurance. Furthermore, we must look at the body characteristics of each athlete so that they can provide the right training for the right muscle parts so that the goal to become a champion can be achieved.

I am a swimming Coach, and in swimming, there are several different disciplines such as freestyle, breaststroke, butterfly stroke, and backstroke. Each of them has its characteristics also the variation of the distance traveled from the number in competition. For example, at 50 m it takes a burst of power at the start that can bring an athlete to dash forward leaving his opponent, and in less than 30 seconds the match is over. On the other hand for 400 m, an athlete must be equipped with the combination of endurance and speed for him not to run out of energy before the finish line.

The training process itself cannot be separated from the role of rest and balanced nutritional intake. The role of rest is so that the athlete can achieve his best performance. And the intake of balanced nutrition is also important for the body to get the right fuel and the formation of an ideal body shape for the sports characteristics.

The latest condition of the anthropometric test and the training program currently being implemented to Siman makes it necessary for him to have the proper nutrition to supply energy during training activities (both on land and in water) and also during recovery. The right meal choices will help optimize energy and maximize recovery. This is the role of the KachimesiWinning Meals Indonesia program, providing balanced nutritional intake for Siman according to his body condition the training pattern she does 6 times a week and 2 times a week for dryland training or muscle training outside swimming pool exercises. Meanwhile, Siman's results for 50 m have exceeded the expectation, however still need to have improvement for his 100 m. I am optimistic that with Siman's discipline and the support of nutritional intake provided by Ajinomoto Siman, he gradually can achieve 3 seconds faster. We can see nutritionist reviews from a different point of view in another article on this website www.kachimeshi-indonesia.com.Nutrition balanced lifestyle is not only for athletes but also for everyone. Let's start a nutrition balanced lifestyle that suits our daily activities.


GAYA HIDUP OISHII

OISHII LIFESTYLE

I Gede Siman Sudartawa: Peran Nutrisi Seimbang Untuk Latihan dan Keseharian

I Gede Siman Sudartawa: The Role of Balanced Nutrition for Exercise and Daily Life

Sebagai atlet tentunya aku harus berada dalam kondisi yang prima agar persiapan untuk menghadapi even besar tetap sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan oleh pelatih.

As an athlete, of course, I must be in good shape so that the preparation for competitions is still according to the plan set by the coach.

Baca Artikel Read Article

Sebagai atlet tentunya aku harus berada dalam kondisi yang prima agar persiapan untuk menghadapi even besar tetap sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan oleh pelatih. Hal penting yang dilakukan tentunya tetap terekspose dengan air melalui Latihan yang cukup, waktu istirahat yang proporsional dan asupan nutrisi seimbang sangat penting.

Di masa pandemic seperti sekarang ini ada kendala yang aku hadapi, waktu Latihan yang terbatas karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mengkonsumsi makanan bernutrisi seimbang sesuai yang dapat mengganti energi terbuang dalam Latihan. Ibarat kendaraan, bensin harus diisi agar mesin dapat mencapai tempat tujuan dengan sesuai, namun dalam olahraga tentunya bensin atau nutrisi tidak dapat diisi berlebihan sebagai cadangan. Bila kendaraan diisi bensin lebih sesuai kapasitas tangki nya tentu tidak masalah sebab bensin akan tersimpan dan tidak akan berpengarih pada performa kendaraan. Namun bagi manusia, baik atlet atau bukan, asupan makanan berlebih akan menjadi lemak yang tentunya akan berpengaruh kepada performa seseorang khususnya aku sebagai seorang atlet.

Dalam proses persiapan ini, Ajinomoto sangat membantu dalam penyediaan nutrisi seimbang. Makanan disediakan agar aku dapat fokus Latihan tanpa perlu terbebani dengan jumlah porsi yang harus dikonsumsi setiap hari dan kebutuhan nutrisi yang cukup disesuaikan dengan program Latihan yang sedang menjadi program oleh pelatih. Saat ini intensitas Latihan sudah lebih berat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya, Ajinomoto menyediakan Nutrisionis olah raga professional yang selalu berkordinasi dengan pelatih untuk memberikan proporsi nutrisi sesuai dengan kebutuhan yang secara berkala ditinjau ulang sesuai dengan kondisi tubuh terkini. Gambaran kondisi tubuh diambil dari hasil Anthropometric Test yang menggambarkan proporsi berat badan, dimensi otot dan lemak dalam tubuh yang berguna bagi pelatih untuk mendesain program kepelatihan dan nutrisionis untuk memberikan kadar kilo kalori nutrisi yang perlu diasup lewat makanan.

Kondisi antropometric test terakhir dan pola pelatihan yang saat ini sedang diterapkan menyimpulkan bahwa aku harus mengkonsumsi 3,300 KKal makanan yang nutrisi diambil dari kombinasi 40% karbohidrat 30% lemak dan 30% protein dalam satu hari agar cukup untuk membantu pemulihan tenaga karena program Latihan yang dijalani sekarang sudah mencapai 6 kali seminggu di pagi hari dan 2 kali seminggu untuk Latihan beban. Syukur saat ini catatan waktu untuk 50 m sudah terlampaui namun untuk 100 m aku berharapa dalam 2 bulan dapat meningkatkan catatan waktu yang lebih cepat. Tentunya peningkatan program Latihan baru dimulai, semoga dengan waktu Latihan yang masih relatif panjang disertai dengan dukungan Ajinomoto dalam penyediaan nutrisi seimbang perlahan – lahan target dapat dicapai. Kita bisa melihat ulasan pelatih dan nutrisionis dari sisi yang berbeda dalam artikel yang terbit dalam www.kachimeshi-indonesia.com, pola nutrisi seimbang bukan hanya untuk atlet namun juga untuk semua orang. Mari kita mulai pola hidup bernutrisi seimbang yang sesuai dengan aktivitas kita sehari – hari.


As an athlete, of course, I must be in good shape so that the preparation for competitions is still according to the plan set by the coach. The important thing to do is to stay exposed to water through adequate exercise, proportional rest time, and balanced nutritional intake.

In this pandemic period, there are obstacles that I faced, limited training time due to Large-Scale Social Restrictions (PSBB), and consuming balanced nutritious foods that can replace energy wasted in exercise. Like a vehicle, gasoline must be filled so that the engine can reach its destination, but in sports, gasoline or nutrients cannot be overfilled as a reserve. If the vehicle is filled with gasoline more than the tank capacity, there is no problem because the gasoline will be stored and will not affect the performance of the vehicle. But for humans, whether athletes or not, excess food intake will become fat and will affect someone's performance, especially me as an athlete.

In this preparation process, Ajinomoto is very helpful in providing balanced nutrition. The meal is provided so I can focus on training without being burdened with the number of servings that must be consumed every day and sufficient nutritional needs are adjusted to the exercise program that is being programmed by the coach. Currently, the training intensity is much heavier than the previous months, Ajinomoto provides professional sports nutritionists who always coordinate with the trainer to provide nutritional proportion needs which are periodically reviewed according to the latest body conditions. The body condition's overview is taken from the Anthropometric Test results that describe the proportion of body weight, muscle dimensions, and body fat which is useful for the coach to design the training program and the nutritionist to provide kilo of calories of nutrients level that need to be fed through the meal.

The latest anthropometric test conditions and the training program that is currently being implemented, have concluded that I have to consume 3,300 KCAL of foods that are nutritionally derived from a combination of 40% carbohydrates, 30% fat, and 30% protein in one day so that it is sufficient to support energy recovery due to the current exercise program has reached 6 times a week in the morning and 2 times a week for weight training. Thankfully, now the time record for 50 meters has been exceeded, but for 100 meters, I hope that in 2 months, I can increase the record time to 3.36 seconds faster. Of course, the escalation of the training program has just started, hopefully with the relatively long training time accompanied by Ajinomoto's support in providing balanced nutrition, the target can be achieved slowly. We can see the review of the coach and the nutritionist from different sides in the article published on www.kachimeshi-indonesia.com. A balanced nutrition pattern is not only for athletes but also for everyone. Let's start a nutritionally balanced lifestyle that suits our daily activities.


GAYA HIDUP OISHII

OISHII LIFESTYLE

Pentingnya Nutrisi Melalui Penyediaan Makan yang Terencana

The Importance of Nutrition Through A Well-Planned Meal Provision

Taukah kamu makanan bernutrisi penting tidak hanya untuk performa tapi juga untuk kekebalan, kekuatan, pelatihan, kinerja, dan pemulihan?

Did you know that nutritious food is essential not only for performance but also for immunity, strength, training, performance and recovery?

Baca Artikel Read Article

Pada dasarnya nutrisi sangat penting karena menyediakan sumber energi untuk beraktivitas. Makanan mempengaruhi kekebalan, kekuatan, pelatihan, kinerja, dan pemulihan. Pada olahraga tidak hanya jenis makanan yang penting untuk nutrisi tetapi waktu yang kita makan sepanjang hari juga berdampak pada tingkat kinerja dan kemampuan tubuh kita untuk pulih setelah berolahraga.

Makanan yang dimakan sebelum dan sesudah olahraga adalah yang paling penting, namun kita harus berhati-hati dengan semua dimasukkan ke dalam tubuh. Seorang atlet harus makan makanan lengkap yang mengandung karbohidrat yang tinggi, rendah lemak dan rendah protein sekitar dua jam sebelum berolahraga. Karbohidrat adalah sumber energi utama yang menggerakkan rutinitas olahraga sementara protein untuk membantu pertumbuhan dan perbaikan otot. Setelah berolahraga, karbohidrat yang telah hilang perlu diganti, dan pemulihan otot yang tepat harus dipastikan dengan memasukkan protein dalam makanan. Bagi seorang atlet kebutuhan proporsi protein dan karbohidrat bervariasi tergantung pada intensitas dan jenis olahraganya.

Program - Ajinomoto Kachimeshi Winning Meals - dirancang untuk memenuhi kebutuhan ini, untuk menunjukkan bagaimana program nutrisi yang tepat berdasarkan data, program pelatihan dan implementasi yang cermat dapat mendukung seorang atlet profesional untuk berjuang mencapai yang terbaik. Awal tahun 2018 Ajinomoto menjadi salah satu pendukung I Gede Siman Sudartawa untuk mempersiapkan kompetisi. Selama pandemi ini, I Gede Siman Sudartawa memasuki tahap persiapan untuk kompetisi pada tahun 2021 dimana belum pernah terjadi sebelumnya sebuah pelatihan menjadi terbatas dan kekebalan ditantang sehingga peningkatan asupan nutrisi semakin diperlukan. Pengukuran antropometri baru-baru ini menunjukkan beberapa perubahan komposisi fisik pada tubuh Siman, meskipun perubahan ini tidak menurunkan tingkat kebugarannya secara signifikan. Dengan relaksasi aturan ‘social distancing’ dalam beberapa minggu terakhir, Siman dapat kembali ke jadwal latihannya, meskipun belum 100%.

Penyesuaian pola makanan ideal untuk Siman adalah dengan rasio nutrisi makro - 40% karbohidrat, 30% protein, 30% lemak untuk merangsang pembakaran lemak. Proses memasak difokuskan pada merebus, memanggang, memanggang, dan mengukus. Protein hewani tanpa lemak - memaksimalkan asupan zat besi dan B12 bernilai biologis tinggi untuk produksi energi. Dan peningkatkan asupan kalsium dari produk susu - meminimalkan kelelahan otot dan kram sekaligus memaksimalkan pemulihan otot.

Paket makan terdiri dari makanan utama biasa, sarapan siang dan makan malam dengan tambahan sebelum dan sesudah olahraga, dan (jika perlu) makan malam. Selain perubahan ini, rasa tidak boleh dikompromikan. Target dalam 2 bulan ke depan adalah Siman dapat mengurangi prosentase lemak tubuh sekitar 3 – 5% dengan maximum 7 % dan massa otot meningkat secara proporsional pada bagian bagian penting yang pada akhirnya dapat meningkatkan tenaga dan kecepatan Siman di dalam air.

Atlet adalah contoh ideal, namun sebenarnya kita juga harus mempertimbangkan asupan nutrisi seimbang untuk seluruh keluarga agar dapat berkegiatan secara optimal. Mari menerapkan gaya hidup bernutrisi seimbang, kita bisa mengunjungi www.kachimeshi-indonesia.com  untuk informasi dan cerita menarik lainnya.

At the most basic level nutrition is very important because it provides a source of energy for activities. Food affects strength, training, performance, and recovery. In exercise, not only the types of food are important for nutrition but the time we eat throughout the day also has an impact on our performance levels and the ability of our bodies to exercise after exercise.

The food eaten before and after exercise is the most important, but we must be careful with all the food that enters the body. An athlete should eat a complete diet that is high in carbohydrates, low in fat and low in protein about two hours before exercising. Carbohydrates are the main source of energy that drive your exercise routine while protein helps with growth and repair. After exercise, lost carbohydrates must be replaced, and proper muscle recovery must be ensured by including protein in the diet. For an athlete, protein and carbohydrate needs depend on the intensity and type of exercise.

Ajinomoto Kachimeshi Winning Meals Program- is designed to meet this need, to show how a data-driven, precise nutrition program, training program and careful implementation can support a professional athlete to strive for excellence. Early 2018 Ajinomoto became one of I Gede Siman Sudartawa's supporters to prepare for competitions from the nutrition provision aspect. During this pandemic, I Gede Siman Sudartawa is in the preparation stage for competitions in 2021 where unprecedented situation where training is limited, and immunity is challenged the importance of nutrition intake has been magnified. Recent anthropometric measurements show some changes in the physical composition of Siman's body, although these changes do not significantly reduce his fitness level. With the relaxation of the 'social distancing' regulation for sports activities, Siman can get back to his training schedule, albeit not yet 100%.

The ideal dietary adjustment for Siman is a macro nutrient ratio of 40% carbohydrates, 30% protein, 30% fat to burn fat. The cooking process is focused on boiling, baking, roasting and steaming. Lean animal protein - maximizes intake of iron and high biological value B12 for energy production. And increase calcium intake from dairy products – minimizing muscle training and cramps while at the same time maximizing muscle recovery.

The meal plan is comprised of the usual main meals, breakfast lunch and dinner with an additional of pre and post exercise, and (if needed) supper. Aside from these changes, taste should not be compromised. The target in the next two months with the return of meal provision and regular training volume and intensity, Siman can reduce his percent body fat around 3 to 5% with a maximum of 7% and increase his muscle mass proportionally in all important part which in the end will improve Siman’s power and speed in the water.

Athletes are an ideal example, but in fact we also must consider a balanced nutritional intake for our family. Let's do a nutrition balanced lifestyle and we can visit www.kachimeshi-indonesia.com  for information and other interesting stories.

PROFIL TIM KACHIMESHI

KACHIMESHI TEAM PROFILE

MEMPERSIAPKAN PROGRAM LATIHAN YANG IDEAL

PREPARING AN IDEAL TRAINING PROGRAM

Nama saya Albert Christiadi Sutanto. Saya adalah mantan atlet renang nasional yang sudah cukup merasakan pengalaman di tingkat nasional, regional maupun internasional.

My name is Albert Christiadi Sutanto, I am a former national swimming athlete who has experienced the national, regional, and international levels of competitions.

Baca Artikel Read Article

Nama saya Albert Christiadi Sutanto. Saya adalah mantan atlet renang nasional yang sudah cukup merasakan pengalaman di tingkat nasional, regional maupun internasional. Sudah lebih dari satu dekade saya menjadi pelatih renang dan banyak tantangan dalam menentukan menu latihan terbaik bagi seorang atlet. Banyak aspek yang mempengaruhi keberhasilan sebuah pola latihan karena masing-masing atlet memiliki karakteristik fisik yang berbeda yang membutuhkan pola latihan yang berbeda pula. Hal ini akan bergantung kepada karakter fisik seorang atlet dan dsisiplin renang apa yang mereka geluti. Dan di luar latihan fisik dan tehnik, asupan gisi merupakan faktor penting yang menjadi satu kesatuan dalam menentukan program pelatihan yang ideal. 


Saat ini saya menjadi pelatih renang untuk salah satu atlet renang terbaik Indonesia yaitu I Gede Siman Sudartawa. Kami sangat beruntung mendapatkan dukungan dari program Kachimeshi Winning Meals Indonesia yang memberikan kontribusi dari sisi penyediaan nutrisi seimbang bagi atlet. Program ini sangat mendukung perkembangan olahraga terutama cabor renang di Indonesia karena saat ini olahraga tidak hanya menjadi suatu kegiatan masyarakat, tetapi sudah mencapai tahap industri dan terus berkembang dari tahun ke tahun.

Program yang memasuki tahun ketiga ini diimplementasikan dengan juga melibatkan ahli nutrisi olahraga professional, Emilia Achmadi. Dengan difasilitasi oleh Ajinomoto Indonesia, saya sebagai pelatih memberikan informasi bobot program latihan dan tahapan-tahapan latihan secara spesifik (anaerobic vs aerobic). Selain itu juga jumlah latihan yang di lakukan Siman perhari, perminggu dan perbulan ditambah dengan hasil tes antropometri dari sang atlet.  Setelah informasi diberikan, dilakukan manajemen gizi seimbang untuk Siman dimulai dari sarapan, makan siang dan makan malam dengan variasi menu beraneka ragam yang disediakan oleh Ajinomoto Indonesia. Hal ini penting juga untuk Siman agar tetap dapat menikmati makanan sekaligus asupan gizi dalam waktu bersamaan.


Disinilah Program Kachimeshi ini berperan besar pada keberhasilan I Gede Siman Sudartawa dalam prestasinya di tingkat internasional dengan raihan medali emas pada event seperti Sea Games dan International event lainnya, juga pemecahan rekor Sea Games dan rekor nasional olehnya.


My name is Albert Christiadi Sutanto, I am a former national swimming athlete who has experienced the national, regional, and international levels of competitions. Now I am a Swimming Coach and have been coaching for more than a decade. There were challenges in determining the best training menu for an athlete. Many aspects affect the success of a training program because each athlete has different physical characteristics that require different trainings. This will depend on the physical condition of the athlete and what kind of swimming discipline they are into. And apart from physical and technical training, nutritional intake is an important factor that forms an integral part in determining the ideal training program.


I am currently a swimming coach for one of Indonesia's best swimming athlete, I Gede Siman Sudartawa. We are very fortunate to have the support from Kachimeshi Winning Meals Indonesia program which contributes in providing balanced nutrition meals for athletes. This program is very supportive to the development of sports, especially swimming in Indonesia, because currently sport is not only a communal activity, however, has reached the industrial stage and continues to develop from year to year.


This program, in its third year, is implemented by involving a professional sports nutritionist, Emilia Achmadi. Facilitated by Ajinomoto Indonesia, as a coach, I provide information on the weight of the training program and specific training stages (anaerobic vs aerobic) and also the number of exercises Siman does per day, week and month plus the anthropometric test results from the athlete. After the information was given to the Sports Nutritionist, a balanced nutrition management was carried out for Siman starting from breakfast, lunch, and dinner through a variety of menus provided by Ajinomoto Indonesia. This is also important for Siman to be able to enjoy his meals as well as nutritional intake at the same time.


SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

AKU NGGA BAKAL JADI ATLET KALAU BUKAN KARENA MAMA

I WOULD'T BECOME AN ATHLETE IF IT WASN'T BECAUSE OF MY MOM

Aku kenalan sama olah raga renang waktu kelas 2 SD di Klungkung, Bali saat pelajaran olah raga. Awalnya aku takut sama air (disuruh mandi aja susah banget), tapi aku ngeliat kolam renang itu kayak ‘bathtub’ yang gede banget jadinya tertarik sama olah raga ini.

I’ve been acquainted with swimming when I was in 2nd grade of elementary School in Klungkung, Bali during sports classs. At first, I was afraid of water (even being told to take a shower was difficult), but I saw the swimming pool like a big 'bathtub', so I was attracted to this sport.

Baca Artikel Read Article

Aku kenalan sama olah raga renang waktu kelas 2 SD di Klungkung, Bali saat pelajaran olah raga. Awalnya aku takut sama air (disuruh mandi aja susah banget), tapi aku ngeliat kolam renang itu kayak ‘bathtub’ yang gede banget jadinya tertarik sama olah raga ini. Ditambah lagi waktu itu ada teman sebangku di sekolah yang udah bisa berenang gaya bebas di kolam yang dalam dan cara dia masuk ke kolam pake salto segala lagi. Kagum banget aku ngeliatnya karena di kolam yang cetek aja rasanya aku bisa tenggelam. Sebagai anak - anak ada pertanyaan di dalam hati. “Kok dia bisa sedangkan aku enggak?” Saat itulah aku bilang ke mama bahwa aku pingin banget belajar renang.  

Mungkin sebagai seorang Mama yang sangat mengenal anaknya ini, dia bisa melihat bahwa aku punya keinginan yang kuat untuk bisa berenang, Jadi hanya butuh waktu 1 minggu untuk Mama mencarikan tempat les berenang dan 6 bulan setelahnya langsung ikut pertandingan renang antar sekolah dasar di Kabupaten Klungkung. 


Kalau membaca kalimat di atas sepertinya sederhana ya? Latihan renang yang berujung ke partisipasi di dalam sebuah kompetisi renang. Nah tapi aku pingin cerita juga mengenai pengorbanan Mama. Jarak tempat latihan dari rumahku itu 1 jam 30 menit dan selalu diantar Mama dengan sepeda motor. Ini berlangsung sampai aku kelas 1 SMA dan aku ingat banget waktu masih SD biasanya pulang sekolah harus segera latihan meskipun seringkali Lelah. Akibatnya sering ketiduran di motor dan Mama tidak dengan gampangnya menyerah untuk mengantar ke tempat Latihan. Dia mengikat aku dengan tali ke tubuhnya agar tidak terjatuh dan bisa tiba dengan selamat. Belakangan aku tahu bahwa dia dia sempat mengalami keguguran akibat kelelahan di masa itu.


Tapi pasti kalian juga bisa ngebayangin nggak hanya antar dan menunggu latihan aja, Mama juga nyiapin makanan. Olahraga ini tuh bikin lapar banget saat selesai latihan dan pastinya Mama nggak mau anaknya kelaparan. Dia bahkan sampai menanyakan ke teman – temanku apa yang mereka makan agar dia juga bisa menyediakan variasi menu biar aku nggak bosan.

Ternyata keputusan Mama untuk mewujudkan keinginan berenang aku tidak hanya sampai mengantarkan aku ke tempat les berenang. Namun lebih dari itu dia sudah memiliki komitmen yang lebih tinggi untuk mengantarkan aku sebagai seorang atlet berprestasi. Tanpa dia aku belum tentu bisa mencapai podium kehormatan untuk menerima medali dan mengharumkan nama Indonesia. Semoga dia bangga dengan prestasiku ini.


I’ve been acquainted with swimming when I was in 2nd grade of elementary School in Klungkung, Bali during sports classs. At first, I was afraid of water (even being told to take a shower was difficult), but I saw the swimming pool like a big 'bathtub', so I was attracted to this sport. Moreover there was this classmate at school who already could swim in a deep pool and the way he got into the pool was by an amazing acrobatic jump. I was amazed to see it because as for me I thought I just could be drowned in only such a small pond. Then I asked to myself "How come I cannot what he could do?" That's when I told my mom I really wanted to learn how to swim.

Maybe as a mother who knows her child very well, she can see that I have a strong desire to be able to swim. So it only took her a week to find me a place for swimming lessons and 6 months after that I was be able to participate in a swimming competition for elementary schools in Klungkung Regency.


The above story seemed very simple right? Swimming practice leading to participation in a swimming competition. Well, I want to tell you about my Mom’s huge effort for this. The distance from the swimming pool to my house was 1 hour and 30 minutes and she always took me by motorbike. This lasted until I was in my 1st Grade of High School. What I remember the most were times where l usually fell asleep at the backseat of the motorbike because I got tired after school. But my Mom didn't easily give up on taking me to practice. She had me tied with a rope around her body so that I wouldn't fall, and we could arrive safely at the swimming pool. Later I found out that she had had a miscarriage due to fatigue somewhere in that period.


And for sure you could imagine not only delivering and waiting for the training, Mama also prepared meals. This swimming exercise makes you really hungry when after training and of course she didn’t want her son to starve. She really put a careful consideration of nutrition on the menu that she served for me. She even asked my friends what they ate so she could also provide a variety of menus fso I wouldn’t get bored.

It turned out that Mama's decision to fulfill my swimming desire was not only to take me to the swimming lessons, but more than that, she was committed to make me good at what I do. Without her I would not have been able to reach the podium of honor to receive a medal and make Indonesians proud.  I hope she is also proud of my achievement.


SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

MOMENTUM SI JUARA KEMBALI KE MEDAN RENANG SELAMA PANDEMI

THE HOMEHOMING MOMENTUM OF THE CHAMPION TO THE POOL DURING PANDEMIC

Kini bukan saatnya menyerah dengan waktu, tapi saatnya lebih bersemangat menjalani aktifitas terlebih di masa pandemic ini. Yuk simak!

It is no longer the right time to give up with the time, but to be more fired in driving the activities especially during pandemic. Check this out!

Baca Artikel Read Article

Setelah berbulan-bulan latihan dirumah, akhirnya saya telah kembali kolam renang untuk mulai beraktifitas seperti biasanya sebelum masa pandemic, namun tetap dengan mengikuti protocol Covid-19. Jumlah atlet pengunjung yang ingin menggunakan kolam renang tetap dibatasi dimana biasanya ada satu line bisa untuk dua orang, kini hanya diperbolehkan untuk satu orang dan itu pun harus bergantian.




After months of training at home, I have finally returned to the swimming pool as normal like i used to before the pandemic, however, the protocol Covid-19 is still applied. The number of visitors or athletes who wish to use the swimming pool is limited where usually one line can be used for two persons now only allow one swimmer and it must be exchanged.




RESEP MAKANAN

FOOD RECIPES

Kailan Dua Rasa Masako

Kailan Dua Rasa Masako

Makanan sehat tapi gak ngebosenin? Menu “Kailan 2 rasa” adalah jawabannya, masakan sedap gurih dengan masako ayam di dalamya, hindarimu dari bosan untuk menjadi jadi juara.

Healthy food but not boring? The "Kailan 2 rasa" menu is the answer, tasty dishes with masako ayam in it, avoid you from being bored to be champions.

Baca Artikel Read Article

Makanan sehat tapi gak ngebosenin? Menu “Kailan 2 rasa” adalah jawabannya, masakan sedap gurih dengan masako ayam di dalamya, hindarimu dari bosan untuk menjadi jadi juara.


Bahan yang dibutuhkan :

  • 150g Kailan
  • 1½ Bawang putih
  • ½ Sendok makan bawang goreng
  • 1 Sendok teh gula
  • 2g Masako rasa ayam
  • ½ Sendok makan minyak
  • 250ml air


Cara Memasak :

  1. Pisahkan daun dan tangkai Kailan, iris daunnya, sisihkan.
  2. Panaskan air lalu masukan gula, 1g masako ayam dan tangkai Kailan, masak sampai tangkai lunak dan matang lalu tiriskan.
  3. Panaskan ¼ sendok makan minyak, masukan daun Kailan, tumis sampai matang lalu angkat dan tiriskan.
  4. Panaskan ¼ sendok makan minyak, tumis bawang putih sampai harum, masukan daun Kailan yang telah ditumis dan 1 Masako Ayam , aduk hingga merata.
  5. Atur rebusan tangkai Kailan dan tumisan daun Kailan di atas piring, lalu taburi dengan bawang goreng.
  6. Sajikan.

Healthy food but not boring? The "Kailan 2 rasa" menu is the answer, tasty dishes with masako ayam  in it, avoid you from being bored to be champions.


Serving Ingredients :

  • 150g Kaylan
  • 1.5 Garlic
  • 0.5 Tbs Garlic Chips
  • 1 Tsp Sugar
  • 2g Masako Rasa Ayam
  • 0.5 Tbs Oil
  • 250ml water 


Cooking Method :

  1. Devide the leaf and stalk of Kaylan, slice the leaf, set aside.
  2. Heat water, put in sugar, 1 g Masako Ayam and stalk of Kaylan. Cook until the stalk becomes soft and cooked, lift and dry well.
  3. Heat 0.25 tbs of cooking oil, put in the Kaylan leaf, stir-fry until cooked lift and dry well.
  4. Heat 0.25 tbs of cooking oil, stir-fry garlic until smells, add fried kaylan leaf and 1 masako ayam, stir well.
  5. Arrange the boiled stalk of Kaylan and stir-fried leaf, sprinkle with garlic chips.
  6. Serve.

RESEP MAKANAN

FOOD RECIPES

Cah Kailan Udang

Cah Kailan Udang

Paduan seafood gurih dan sayuran yang segar, ditumis dengan saori saus tiram membuat “Cah Kalian Udang” menjadi makanan yang sehat dan lezat seperti makanan para juara.

A combination of savory seafood and fresh vegetables, sauteed with saori oyster sauce, makes "Cah Kailan Udang" a healthy and delicious meal like the champions' food.

Baca Artikel Read Article

Paduan seafood gurih dan sayuran yang segar, ditumis dengan saori saus tiram membuat “Cah Kalian Udang” menjadi makanan yang sehat dan lezat seperti makanan para juara.


Bahan yang diperlukan :

  • 150 gr Kailan
  • 1 Bawang bombay ukuran kecil
  • 1 Paprika merah tanpa biji
  • 10 g Saori saus tiram
  • 150 ml Air
  • ½ Sendok makan tepung maizena
  • ½ Sendok makan minyak


Cara Memasak :

  1. Iris paprika merah, bawang bombay dan Kailan. Larutkan tepung maizena lalu sisihkan.
  2. Tumis bawang bombay, masak sampai wangi dan berubah warna.
  3. Masukan Kailan, paprika, Saori Saus Tiram, air, lalu aduk hingga rata.
  4. Tambahkan tepung maizena yang telah dilarutkan dan masak sampai mengental, sajikan.

A combination of savory seafood and fresh vegetables, sauteed with saori oyster sauce, makes "Cah Kailan Udang" a healthy and delicious meal like the champions' food.


1 Serving Ingredients :

  • 150 gr Kailan
  • 1 Whole Onion – Small
  • 1 Red Pepper withput seeds
  • 10 g Saori Oyster Sauce
  • 150 ml Water
  • 0.5 Tbs Corn Starch
  • 0.5 Tbs oil


Cooking Method :

  1. Slice the red pepper, whole onion, and kailan, dissolve cornstach, put aside.
  2. Stir - fry whole onion, cook until they smell and change color.
  3. Put in Kailan, pepper, Saori Oyster Sauce and water, stir well.
  4. Add corn starch dissovlement cook until the soup bceome thick, lift and serve.

PROFIL TIM KACHIMESHI

KACHIMESHI TEAM PROFILE

I Gede Siman Sudartawa

I Gede Siman Sudartawa

Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan Siman, pemegang rekor gaya punggung sea games, salah satu perenang indonesia paling sukses dengan banyak gelar kejuaraan di seluruh dunia.

Get closer with Siman, the backstroke records man of sea games. One of the most successful Indonesian swimmers with many titles worldwide.

Baca Artikel Read Article

Kejuaraan & Penghargaan | Renang

  • SEA Games Philipines  (1 Gold, 6 Silver, 7 Bronze & 1 SEA Games Record) 2019
  • The XXX Summer Universiade Naples - Italy  (participant) 2019
  • World Championship Gwangju - Korea  (participant) 2019
  • Asian Games Jakarta Palembang - Indonesia  (5th place & National Record) 2018
  • ASEAN University Games Nay Pyi Taw - Myanmar  (2 Gold & 2 Silver) 2018
  • LA Invite Los Angeles - USA (2 Gold) 2018
  • Fran Crippen Memorial Swim Meet of Champions Mission Viejo - USA  (1 Gold) 2018
  • The 50th Tokyo Swimming Center Swim Meet Tokyo - Japan  (1 Silver) 2018
  • SEA Games Kuala Lumpur - Malaysia  (1 Gold, 2 Silver, 1 Bronze & 1 SEA Games Record) 2017
  • Islamic Solidarity Games Baku - Azerbaijan  (2 Gold & 1 Silver) 2017
  • World Championship Budapest - Hungary  (15th place) 2017
  • Asian Swimming Championship Tokyo - Japan  (1 Bronze) 2016
  • Open De France Vichy - France  (1 Bronze) 2016
  • Meeting De Noël Nîmes - France  (1 Gold, 1 Silver & 1st Top Score Swimmer) 2015
  • SEA Games Singapore  (3 Silver) 2015
  • Universiade Gwangju - Korea  (5th place) 2015
  • World Championship Kazan - Russia  (participant) 2015
  • Asian Games Incheon - Korea  (4th place) 2014
  • SEA Games Nay Pyi Taw - Myanmar  (2 Gold & 1 Silver) 2013
  • Islamic Solidarity Games Palembang - Indonesia  (2 Gold & 1 Silver) 2013
  • Universiade Kazan - Russia  (5th place) 2013
  • World Championship Barcelona - Spain  (participant) 2013
  • Olympic Games London - Great Britain  (participant) 2012
  • SEA Games Palembang - Indonesia  (4 Gold & 3 SEA Games Record) 2011
  • Asian Games Guangzhou - China  (participant) 2010
Achievement & Experience | Swimmer

  • SEA Games Philipines  (1 Gold, 6 Silver, 7 Bronze & 1 SEA Games Record) 2019
  • The XXX Summer Universiade Naples - Italy  (participant) 2019
  • World Championship Gwangju - Korea  (participant) 2019
  • Asian Games Jakarta Palembang - Indonesia  (5th place & National Record) 2018
  • ASEAN University Games Nay Pyi Taw - Myanmar  (2 Gold & 2 Silver) 2018
  • LA Invite Los Angeles - USA (2 Gold) 2018
  • Fran Crippen Memorial Swim Meet of Champions Mission Viejo - USA  (1 Gold) 2018
  • The 50th Tokyo Swimming Center Swim Meet Tokyo - Japan  (1 Silver) 2018
  • SEA Games Kuala Lumpur - Malaysia  (1 Gold, 2 Silver, 1 Bronze & 1 SEA Games Record) 2017
  • Islamic Solidarity Games Baku - Azerbaijan  (2 Gold & 1 Silver) 2017
  • World Championship Budapest - Hungary  (15th place) 2017
  • Asian Swimming Championship Tokyo - Japan  (1 Bronze) 2016
  • Open De France Vichy - France  (1 Bronze) 2016
  • Meeting De Noël Nîmes - France  (1 Gold, 1 Silver & 1st Top Score Swimmer) 2015
  • SEA Games Singapore  (3 Silver) 2015
  • Universiade Gwangju - Korea  (5th place) 2015
  • World Championship Kazan - Russia  (participant) 2015
  • Asian Games Incheon - Korea  (4th place) 2014
  • SEA Games Nay Pyi Taw - Myanmar  (2 Gold & 1 Silver) 2013
  • Islamic Solidarity Games Palembang - Indonesia  (2 Gold & 1 Silver) 2013
  • Universiade Kazan - Russia  (5th place) 2013
  • World Championship Barcelona - Spain  (participant) 2013
  • Olympic Games London - Great Britain  (participant) 2012
  • SEA Games Palembang - Indonesia  (4 Gold & 3 SEA Games Record) 2011
  • Asian Games Guangzhou - China  (participant) 2010

GAYA HIDUP OISHII

OISHII LIFESTYLE

Hidangan Bergizi itu Menggugah Selera dan Nikmat

Nutritious Foods are Delicious and Satisfying!

Saya Emilia Ahmadi, menurut saya sebagai ahli gizi olahraga makanan yang dapat membuatmu menjadi juara adalah makanan yang seimbang tetapi tetap lezat untuk dinikmati, lantas seperti apa makanan yang seimbang dan lezat ini?

I'm Emilia Ahmadi, as a sports nutritionist, I believe a balanced food with a good taste to enjoy can make you a champion, so what is this balanced and delicious food like?

Baca Artikel Read Article

Halo saya Emilia Achmadi, sudah lebih dari 25 tahun saya mendedikasikan diri di dunia kesehatan, nutrisi, dan pengembangan manusia. Berfokus pada peningkatan performa fisik dan perilaku manusia, yang bertujuan membentuk performa kesehatan dan fisik optimal untuk meraih kesuksesan yang diinginkan. Saya memulai pendidikan sebagai ahli nutrisi dengan mendapatkan beasiswa dari Lea Foundation – Singapore pada tahun 1989, yang akhirnya membawa saya ke Oklahoma State University – USA, sebuah perguruan tinggi yang fokus di bidang nutrisi dan perilaku manusia. Saya banyak bekerjasama dengan berbagai organisasi olahraga, seperti federasi dan club profesional. Tujuannya sama, untuk mengembangkan program yang mengoptimalkan performa fisik dari atlet.

Untuk mengoptimalkan performa fisik, semua tergantung pada tubuh. Tubuh manusia sangatlah unik dan berbeda dari satu orang ke orang lainnya, ditambah lagi aktivitas sehari hari setiap orang dapat bervariasi. Pekerja kantoran memiliki kebutuhan energi yang berbeda dibandingkan dengan pekerja pabrik. begitu pun juga atlet, kebutuhan para atlet bisa sangat berbeda berdasarkan olahraganya.

Performa fisik yang optimal hanya bisa dicapai dengan kombinasi latihan fisik, asupan nutrisi harian yang baik dan istirahat yang cukup. Bagi para atlet, keberhasilan program yang mereka jalankan dapat diukur dengan menjuarai sebuah kompetisi atau peningkatan catatan waktu mereka. Singkatnya, menjadi seorang juara.

Sebagai seorang ahli diet klinis dan nutrisionis olahraga, dengan mengukur ukuran tubuh atlet, seperti berat, tinggi, umur, kebiasaan makan dan latihan mereka (periode berlatih), saya dapat menghitung energi yang akan mereka keluarkan, hal ini biasa disebut TEE. TEE akan menjadi landasan dalam pembuatan perencanaan menu makanan yang akan dikonsumsi oleh atlet dalam memenuhi kebutuhan tubuh mereka. Makanan ini akan akan memiliki beberapa manfaat, diantaranya sebagai sumber energi, memulihkan kinerja otot dan memperkuat sistem imun tubuh. Dibalik itu semua hasil terbaik hanya bisa didapat dengan kerjasama yang baik antara ahli gizi, atlet dan pelatih.

Tantangan terbesar dalam pelaksanaan makanan gizi seimbang ini adalah kualitas gizi dan peran dari makanan dengan rasanya. Permasalahan ini dipersulit dengan banyak penjual makanan yang mengklaim dirinya sebagai penjual makanan sehat tanpa tahu makanan sehat sebenarnya seperti apa. Makanan yang sehat itu bukan berarti rendah lemak, rendah kalori atau yang lebih buruk lagi tidak memiliki rasa.

Rasa adalah hal paling penting dalam membuat makanan sehat yang lezat dan ini harus digaris bawahi. Tidak ada yang salah menggunakan gula, garam, atau bumbu – bumbu lainnya asalkan kita tahu batasannya. Mengetahui batasan penggunaan bumbu dan perasa adalah hal yang paling penting, dan kalian tidak bisa dapatkan di internet pengetahuan seperti ini.

Eat well, Live well!

Hi, my name is Emilia Achmadi for more 25 years now I have dedicated my life in the world of health promotion, good nutrition, and human development in pursuing a lifetime goal of optimal health & physical performance, behavior modification and people management to achieve success. I began to pursue my study in 1989 with a scholarship from Lee Foundation - Singapore, landed me in Oklahoma State University - U.S.A, a grant-based university focusing on research in human nutrition, sport nutrition and people behavior studies. I had worked with many organizations including Sports Federations, Professional sport club, both in government and private sectors in creating a program to develop optimal physical performance.

In the case of optimal physical performance, individuality is the key.  Human body is very unique and quite different from one to another.  Added on top of that, the current physical condition and daily activities can be varied. An office worker will have a different set of needs compare to a factory worker, and so does an athlete, different from one discipline to another.


Optimal physical performance can only be attained from the combination of physical training, daily nutrition intake and rest on a daily basis based on a specific target of peak performance.  For an athlete, the effectiveness of his/her program will be measured by the result of winning a game of by improving their individual record time. In short, by gaining a medal.


As a clinical dietitian and a sports nutritionist, by attaining an athlete’s anthropometric measurements such as current height, weight, age, eating habits and training program (periodization), I can formulate the total energy expenditure or TEE.  This TEE will be used as a foundation to develop a specific meal plan to fulfill this specific needs. This meal plan will serve few purpose for an athlete, as an energy source, for muscle recovery, and to maintain immune system. The best result can only be achieved by a complete collaboration by the athlete and a good coordination with the Coach. 

The biggest challenge in implementing a proper meal plan is to balance between content quality and function with taste.  This issue is being made worse by the fact that many food services portrayed themselves as healthy without understanding the issue completely.  Healthy DOES NOT MEAN low calorie or low fat or worse, no taste.

Taste is a major importance in producing an appetizing healthy menu - the word APPETIZING needs to be underlined.  Using spices and flavor IS important WITH a proper guidelines.  Nothing is wrong in using sugar/salt/condiments as long as we know the parameter.  Knowing this parameter is the key, and you cannot learn this from internet!

Eat Well, Live Well! 

PROFIL TIM KACHIMESHI

KACHIMESHI TEAM PROFILE

Emilia Elfiranti Achmadi

Emilia Elfiranti Achmadi

Seorang ahli dibidang nutrisi dengan latar belakang pendidikan yang mengagumkan, aktif di berbagai bidang kesehatan dalam dan luar negeri, khusunya sebagai konsultan gaya hidup sehat. yuk kita kenalan dengan Emilia Achmadi dan gali inspirasi - inspirasi menarik darinya.

Nutrition expert with amazing educational background, active in various fields of health in Indonesia and abroad, especially as a healthy lifestyle consultant, Let’s get closer with Emilia Achmadi and learn inspirational things from her.

Baca Artikel Read Article

Pendidikan :

  • Oklahoma State University, Stillwater, OK – USA


Sarjana Sains :

  • Human Environmental Sciences – Nutritional Sciences
  • Clinical Dietetics, Human Nutrition and Behavior Management


Magister Sains :

  • Disease Prevention and Management
  • Sport Nutrition


Pengalaman Profesi :

  • Independent Consultant – FENUS Project
  • Indonesia Sport Excellence
  • Program Indonesia Emas – PRIMA
  • GolFEX
  • Corporate Health Consultant
  • Nurilite – Amindoway Jaya – Jakarta (until 2017)
  • Healthy Lifestyle Program – Stillwater, Oklahoma USA (until 1995)
  • Oklahoma State University – Stillwater, Oklahoma USA (until 1995)

Education

  • Oklahoma State University, Stillwater, OK – USA


Bachelor of Science :

  • Human Environmental Sciences – Nutritional Sciences
  • Clinical Dietetics, Human Nutrition and Behavior Management


Master of Science :

  • Disease Prevention and Management
  • Sport Nutrition


Experience

  • Independent Consultant – FENUS Project
  • Indonesia Sport Excellence
  • Program Indonesia Emas – PRIMA
  • GolFEX
  • Corporate Health Consultant
  • Nurilite – Amindoway Jaya – Jakarta (until 2017)
  • Healthy Lifestyle Program – Stillwater, Oklahoma USA (until 1995)
  • Oklahoma State University – Stillwater, Oklahoma USA (until 1995)

PROFIL TIM KACHIMESHI

KACHIMESHI TEAM PROFILE

Albert Christiadi Sutanto

Albert Christiadi Sutanto

Seorang pelatih dengan banyak pengalaman, segudang pencapaian telah dia gapai sebagai coach ataupun perenang, tentunya dia tidak bisa dipandang sebelah mata. Apa rahasia Coach Albert Christiadi Sutanto, mari kita cari tahu!

A coach with a lot of experience, he has been reached a myriad of achievements and victories as a coach and swimmer, someone who cannot be underestimated. What is the secret of coach Albert Christiadi Sutanto, let’s find out!

Baca Artikel Read Article

Kejuaraan & Penghargaan | Renang

  • 5x PON Games from 1989-2004 (20 Gold, 19 Silver, 6 Bronze)
  • 8x SEA Games from 1991-2005 (9 Gold, 3 Silver, 12 Bronze)
  • Indonesian Best Athlete 1996
  • Best Swimmer at Regional South California, USA 1998 
  • Indonesian Best Athlete 1999
  • Member of Indonesian National Swimming Team, 1991 – 2007
  • Member of Indonesian National Team in Asian Games Hiroshima, 1994
  • Member of Indonesian Olympic Team in Sydney, 2000 
  • Member of Indonesian Olympic Team in Athena, 2004
  • Gold Medalist Open Water International Speed Crossing Wuhan River, China 2004
  • Head Coach of Millennium Aquatic Swim Club 2008 – 2018
  • Member of Indonesian National Swim Coach 2008 – 2018
  • Head Coach of Indonesian National Swim Coach 2013 – 2018
  • Indonesian Best Coach 2011
  • Indonesian Best Coach 2017
  • SEA Games 2009 Vientiane - Laos  (2 Gold, 3 Silver, 2 Bronze)
  • Asian Games 2010 Guangzhou - China  (Finalist)
  • SEA Games 2011 Palembang - Indonesia  (6 Gold, 8 Silver, 10 Bronze) 
  • Universiade 2011 Shenzhen - China  (Finalist)
  • Olympic Games 2012 London - Great Britain
  • SEA Games 2013 Nay Pyi Taw - Myanmar  (5 Gold, 6 Silver, 4 Bronze)
  • Islamic Solidarity Games 2013 Palembang- Indonesia  (6 Gold, 7 Silver, 7 Bronze)
  • Universiade 2013 Kazan - Russia  (Finalist 50m Backstroke Men)


Kejuaraan & Penghargaan | Pelatih Renang

  • Asian Indoor Games 2013 Incheon - Korea  (3 Silver, 3 Bronze)
  • Asian Youth Games 2013 Nanjing - China  (1 Gold, 1 Silver)
  • Asian Games 2014 Incheon - Korea  (4th place 50m Backstroke Men)
  • SEA Games 2015 Singapore  (1 Gold, 8 Silver, 7 Bronze)
  • Universiade 2015 Gwangju - Korea  (Finalist 50m Backstroke Men)
  • Olympic Games 2016 Rio De Janeiro - Brazil
  • Islamic Games 2017  Baku - Azerbaijan  (3 Gold, 17 Silver, 13 Bronze)
  • SEA Games 2017 Kuala Lumpur - Malaysia  (4 Gold, 17 Silver, 13 Bronze)


Kejuaraan & Penghargaan | Sertifikasi

  • Indonesian Swim Coach Level A, B and C
  • FINA Coach Level 1, 2 and 3
  • ASCA Coach Level 1, 2 and 3

Kejuaraan & Penghargaan | Renang

  • 5x PON Games from 1989-2004 (20 Gold, 19 Silver, 6 Bronze)
  • 8x SEA Games from 1991-2005 (9 Gold, 3 Silver, 12 Bronze)
  • Indonesian Best Athlete 1996
  • Best Swimmer at Regional South California, USA 1998 
  • Indonesian Best Athlete 1999
  • Member of Indonesian National Swimming Team, 1991 – 2007
  • Member of Indonesian National Team in Asian Games Hiroshima, 1994
  • Member of Indonesian Olympic Team in Sydney, 2000 
  • Member of Indonesian Olympic Team in Athena, 2004
  • Gold Medalist Open Water International Speed Crossing Wuhan River, China 2004
  • Head Coach of Millennium Aquatic Swim Club 2008 – 2018
  • Member of Indonesian National Swim Coach 2008 – 2018
  • Head Coach of Indonesian National Swim Coach 2013 – 2018
  • Indonesian Best Coach 2011
  • Indonesian Best Coach 2017
  • SEA Games 2009 Vientiane - Laos  (2 Gold, 3 Silver, 2 Bronze)
  • Asian Games 2010 Guangzhou - China  (Finalist)
  • SEA Games 2011 Palembang - Indonesia  (6 Gold, 8 Silver, 10 Bronze) 
  • Universiade 2011 Shenzhen - China  (Finalist)
  • Olympic Games 2012 London - Great Britain
  • SEA Games 2013 Nay Pyi Taw - Myanmar  (5 Gold, 6 Silver, 4 Bronze)
  • Islamic Solidarity Games 2013 Palembang- Indonesia  (6 Gold, 7 Silver, 7 Bronze)
  • Universiade 2013 Kazan - Russia  (Finalist 50m Backstroke Men)


Kejuaraan & Penghargaan | Pelatih Renang

  • Asian Indoor Games 2013 Incheon - Korea  (3 Silver, 3 Bronze)
  • Asian Youth Games 2013 Nanjing - China  (1 Gold, 1 Silver)
  • Asian Games 2014 Incheon - Korea  (4th place 50m Backstroke Men)
  • SEA Games 2015 Singapore  (1 Gold, 8 Silver, 7 Bronze)
  • Universiade 2015 Gwangju - Korea  (Finalist 50m Backstroke Men)
  • Olympic Games 2016 Rio De Janeiro - Brazil
  • Islamic Games 2017  Baku - Azerbaijan  (3 Gold, 17 Silver, 13 Bronze)
  • SEA Games 2017 Kuala Lumpur - Malaysia  (4 Gold, 17 Silver, 13 Bronze)


Kejuaraan & Penghargaan | Sertifikasi

  • Indonesian Swim Coach Level A, B and C
  • FINA Coach Level 1, 2 and 3
  • ASCA Coach Level 1, 2 and 3

PERJALANAN KACHIMESHI

KACHIMESHI STORIES

Apa itu Kachimeshi Indonesia?

What Is Kachimeshi Indonesia?

Kachimeshi adalah makanan lezat untuk para atlit untuk membantu mengantar mereka menjadi juara, dirancang oleh ahli gizi olahraga terbaik untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka, yuk jadi juara dengan menu kachimeshi

Kachimeshi is tasty food for the athletes to help them to be champions, designed by the best sports nutritionist to meet the athlete's body needs, dare to be the champion with kachimeshi menu

Baca Artikel Read Article

Ajinomoto Indonesia berkomitmen untuk berbagi pengalaman kepada masyarakat bahwa makanan adalah salah satu kunci penting untuk mewujudkan gaya hidup sehat.

Kami ingin masyarakat percaya dengan porsi makanan bergizi seimbang yang dihitung berdasarkan aktivitas sehari hari dapat mewujudkan “Eat well Live well” yang sesungguhnya. tetapi hal seperti ini harus memiliki ukuran yang nyata, serta melibatkan contoh – contoh yang dianggap kompeten. Dalam hal ini atlit adalah pilihan tepat karena kebutuhan aktivitas hariannya dapat diukur berdasarkan latihan yang ia jalani, lalu pencapaiannya dapat menjadi tolak ukur kesuksesan dari program ini.

Kachimeshi yang berarti “Winning Meals” atau “Makanan Juara” adalah sebuah program makanan bergizi seimbang yang tetap lezat untuk dikonsumsi dalam membantu atlet mendapatkan performa maksimal tubuhnya. Peningkatan prestasi atlet baik melalui meningkatnya kinerja fisik atau prestasi yang mereka dapat akan menjadi bukti kongkrit bahwa selain pelatihan teknik dan fisik, makanan bergizi seimbang juga membantu tubuh mendapatkan performa terbaiknya. Dengan program “Winning Meals”, Ajinomoto merasa bangga dapat berpartisipasi menjadi bagian penyedia makanan bergizi seimbang untuk atlet dalam mewujudkan performa tubuh yang maksimal. Ini adalah latar belakang Ajinomoto meluncurkan program Kachimeshi Indonesia di tahun 2018.

Program ini sendiri melibatkan banyak pihak, dari ahli gizi olahraga, atlet renang terbaik Indonesia, pelatih yang berpengalaman dan tentu saja ahli gizi dari Ajinomoto. Dalam program ini kami menyediakan beragam menu gizi seimbang untuk para atlet berdasarkan kebutuhan energi latihan yang dirancang oleh pelatih, dan telah dihitung oleh ahli gizi olahraga, sehingga atlet siap mendapatkan performa terbaik tubuhnya.

Website ini diluncurkan sebagai media untuk berbagi pengalaman tentang “Eat well Live well” melalui program Kachimeshi Indonesia, dimana kami telah memiliki pengalaman selama 2 tahun dalam pelaksanannya dan akan terus maju membagikan komitmen dari Ajinomoto “Eat well Live well”, dan berharap setiap elemen masyarakat dapat terinspirasi dengan adanya “Winning Meals” ini untuk menjalankan hidup sehat.

Ajinomoto Indonesia have a commitment to share experience to the public that meal is one of the key factors for people to enjoy a balanced lifestyle.

We achieve this through a proper meal portion based on their daily activities as the elaboration of Eat Well Live Well slogan of ours. The education needed a benchmark where people can see the measured result and with this objective a competent example must be involved. With this situation of course athlete is the most suitable example where his daily physical activities can be measured by a sports achievement as the cause for his or her trainings.

Kachimeshi which means “Winning Meals” is a program about how to properly provide meals to help prepare an athlete achieving his best performance through tasty nutrition-balanced food. The increasing athlete’s achievement whether through  the increment of his recorded physical performance even better through medals achievements can be a valid proof that beside physical and technical trainings, meal consumption as a nutrition intake process can help the body to perform its best performance. Furthermore, we, Ajinomoto, who took part in preparing the tasty Winning Meal is proud to be part as one of the contributors for the athlete performance through the nutrition-balanced meal provision. This is the background of the launch of Kachimeshi Indonesia program by us Ajinomoto Indonesia in 2018.

The program itself involved a Sports Nutritionist, an Indonesian top Swimming athlete, the Swimming Coach, and our own Ajinomoto Nutritionist. We provide the recommended menu design for the athlete to consume which already gone through the process of proper scientific calculation done by the Sports Nutritionist based on the detail needs of nutrition intake caused by the energy expenditure spent in the daily training program designed by the swimming coach.

This website is launched as our channel to share the experience of Eat Well Live Well through Kachimeshi Indonesia program which we had experienced for the past two years of implementation and our commitment to share the forward commitment. Hopefully, you can find this inspirational for your daily activities whether you came from sports communities or as a person who is looking for a balanced lifestyle.

PERJALANAN KACHIMESHI

KACHIMESHI STORIES

Implementasi Kachimeshi di Indonesia

Implementing the Kachimeshi Indonesia Program

Sebuah program makanan sehat yang telah diusung dari tahun 2017 oleh Ajinomoto, difokuskan untuk para atlit seperti Siman, atlet renang, olahraga renang membutuhkan performa tubuh maksimal dan melibatkan ahli gizi terbaik untuk mewujudkan “Kachimeshi” sesungguhnya. Penasaran?

The healthy food program, which has been conducted since 2017 by Ajinomoto, focuses on athletes like Siman, swimming athlete, swimming requires maximum body performance and involves the best nutritionists to realize the real "Kachimeshi". Curious?

Baca Artikel Read Article

Program Kachimeshi Indonesia dimulai sejak tahun 2017 dan setelah melalui proses yang panjang, baru pada tahun 2018 Ajinomoto resmi merilisnya. Dalam program ini terbentuklah sebuah tim yang melibatkan para profesional di bidangnya, terdiri dari ahli gizi olahraga, yang bertugas mengawasi kondisi fisik dari atlet dalam hubungannya menghitung kebutuhan nutrisi harian atlet untuk dijadikan panduan perencanaan menu makanan yang bergizi seimbang. Anggota selanjutnya adalah ahli nutrisi dari Ajinomoto, bertugas merubah perencanaan makanan gizi seimbang tersebut menjadi menu makanan yang disesuaikan menggunakan produk Ajinomoto untuk memenuhi kebutuhan harian atlet.

Selanjutnya Ajinomoto akan memilih atlet dari suatu olahraga yang cocok untuk dipilih dalam program ini, olahraga yang dipilih haruslah olahraga yang mengeluarkan performa tubuh yang maksimal untuk menjadikan seseorang pemenang. Dengan tujuan sedemikian rupa Kachimeshi Indonesia mengerucuti olahraga yang hanya dilakukan oleh seorang atlet, lalu agar publik merasa familiar akhirnya Kachimeshi memilih olahraga yang populer seperti renang. Dan kita akhirnya memilih seorang atlet renang bertalenta asal Indonesia yaitu I Gede Siman Sudartawa, seorang perenang nasional yang berfokus pada kelas renang gaya punggung jarak pendek. Ini adalah langkah awal dari Kachimeshi, selanjutnya Kachimeshi Indonesia akan mendukung olahraga - olahraga yang mengandalkan performa tubuh maksimal seorang atlet dan menyediakan kebutuhan asupan tubuh mereka berdasarkan kebutuhan energi untuk latihannya.

Untuk membuat program ini lebih sempurna, dibuatlah siklus pelatihan yang baik untuk si atlet, dimulai dari pelatih yang dilibatkan untuk merancang program latihan, ahli gizi olahraga yang bertugas membuat perencanaan kebutuhan energi atlet berdasarkan program latihan, serta ahli gizi dari Ajinomoto yang bertugas merancang menu seimbang dengan menggunakan produk Ajinomoto yang tepat untuk diberikan kepada atlet nantinya. Kita telah memulai program ini dari Maret 2018 dan akan selalu memberikan cerita menarik lainnya tentang Kachimeshi melalui website ini. Let’s Eat Well and Live Well.

The implementation of Kachimeshi Indonesia program had gone through a long preparation process in 2017 where the program was officially launched in 2018. The program involves a dedicated and professional supporting team in their own respective field who contributed scientifically to the program. The supporting team establishment started by involving a professional Sports Nutritionist whose tasks is to monitor the physical condition of the athlete in correlation to the scientific nutrition calculation formed as a Meal Plan which will be utilized as a guideline to construct the meal menu for the athlete. The next supporting team is the internal Nutritionist from Ajinomoto whose task is to translate the Meal Plan into an Ajinomoto customized menu for the athlete daily consumption.

Next is trying to determine which athlete from which sports to be supported. The objective is to choose a sport coming from competition sports that utilizes the full body performance as an effort to gain the end goal. With this objective as the starting point for Kachimeshi Indonesia, we shorten the list to individual sports focusing on a one-person physical performance. To make it more friendly and closer to the public, again the list being shorten to sports which popular and familiar to everyone also without any supporting equipment hence can be easily practiced. Then we decided to support swimming and started with one athlete only for us to focus on the commitment. Through this process, I Gede Siman Sudartawa is our pick to implement the Kachimeshi Indonesia program, a swimming athlete focusing on short distance Backstroke. This is also as a consideration that in the first start, Kachimeshi Indonesia will support a sport with power concentration and will provide the nutrition intake based on this sports characteristic needs.

To make the program complete, the Swimming Coach also being involved to have a full coordination cycle starting from the Coach who design the training program, the sports nutritionist who calculated the needed nutrition intake based on the training program periodization, our Nutritionist to design the menu and calculation of proper product involvement which eventually will be provided to the athlete. We started this program in March 2018 and will share to you our stories through this website periodically. Let’s Eat Well and Live Well.

SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

I GEDE SIMAN SUDARTAWA: SI PEMEGANG REKOR SEA GAMES DAN PERJALANANNYA MENJADI JUARA

I GEDE SIMAN SUDARTAWA: THE RECORD HOLDER OF SEA GAME AND HIS JOURNEY TO BE A CHAMPION

Perjalananku untuk menjadi juara tidak hanya tentang disiplin dan latihan yang keras, makanan yang tepat menjadi faktor penting dalam latihanku untuk menjadi juara, dan tentu saja kamu juga bisa menjadi juara!

My journey to being champion is more than just discipline and strenuous training, wholesome food is important to fuel my training, and brace yourself because you can do it too!

Baca Artikel Read Article

Halo, saya I Gede Siman Sudartawa, lahir di Klungkung Bali, 8 September 1994, Saya adalah atlet renang indonesia. Ibu adalah sosok yang melihat bakat renang saya sejak kecil dan selalu mendorong saya untuk menjadi perenang hebat sampai saat ini. Dulu, saat masih tinggal di Bali Ibu tidak pernah lelah mengantar saya ke tempat latihan renang sepulang sekolah. Bersama ibu, saya biasa menempuh perjalanan jauh dari rumah ke tempat latihan dengan menggunakan sepeda motor, dalam perjalanan terkadang ibu harus mengikat saya ke punggungnya, maklum saya suka tertidur di motor saat kelelahan.


Suatu hari Ibu bertemu dengan mantan perenang olimpiade, Albert Sutanto. Singkat cerita Ibu meyakinkan dia untuk membina saya menjadi atlet renang yang andal. Menurut Coach Albert saya memiliki lekuk tubuh yang ideal untuk seorang atlet renang gaya punggung, dan ini dapat membuat saya mudah beradaptasi. Akhirnya saya berangkat ke jakarta untuk tinggal bersama coach Albert, disana saya berlatih dan memfokuskan diri agar bisa menjadi juara, Sejak saat itu Coach Albert mulai melatih saya bahkan sampai saat ini.

Rumah coach - aturan coach, Tinggal dirumah pelatih artinya saya harus mengikuti aturan yang ada, dari latihan fisik, latihan teknik renang, waktu istirahat, sampai yang tersulit menentukan makanan sehat untuk menjaga performa terbaik tubuh. Saat dirumah coach Albert saya harus terbiasa dengan filosofi “makan itu bukan tentang makanan apa yang kamu makan, tapi kenapa kamu memakannya” karena sebagai atlet tubuh dapat di ibaratkan seperti mesin, mesin yang hebat akan mengeluarkan performa luar biasa jika di isi dengan bahan bakar pilihan. Tetapi saya tidak terlalu suka sayuran dan sebaliknya sangat menyukai gorengan, siapa yang tidak suka gorengan? Tapi saya berusaha sebisa mungkin untuk menghindari gorengan dan memilih makanan sehat yang kurang memiliki rasa, saya melakukannya karena ingin mendapatkan hasil maksimal untuk tubuh saya. Tak disangka latihan keras dan disiplin dalam memilih makanan yang diajarkan coach Albert membuahkan hasil memuaskan, saya memenangi banyak kejuaraan di dalam dan luar negeri dan itu membuat saya senang.

Akhirnya di tahun 2018 saya terpilih dalam program Kachimeshi dari Ajinomoto, program yang sangat membantu saya dalam menentukan makanan sehat untuk kebutuhan tubuh, dalam Kachimeshi ini saya ditemani oleh seorang ahli nutrisi yang selalu menyediakan makanan sehat dan seimbang untuk tubuh saya, yang lebih mengejutkan lagi ternyata makanan sehat seimbang untuk seorang atlet bisa bisa sangat kaya rasa dan lezat. Ini membuat saya dapat mengeluarkan performa tubuh maksimal untuk lebih fokus berlatih, setelah giat berlatih dan selalu disiplin dalam memilih makanan, akhirnya saya memecahkan rekor renang gaya punggung 50m di Sea Games tahun 2019 dan yang saya pecahkan adalah rekor saya sendiri pada tahun sebelumnya. Saya belajar banyak hal, disiplin dalam berlatih serta mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang adalah kunci untuk dapat meningkatkan kondisi fisik kita. Selanjutnya, saya akan menceritakan lebih banyak pengalaman bersama Kachimeshi dan berharap dapat menginspirasi kalian semua.

Hi, my name is I Gede Siman Sudartawa, I was born in Klungkung, Bali on the 8th of September 1994. My mother was the one who saw that swimming and me had a special relationship since I was a little boy and supported me in finding my way to the spot where I am standing now as a Swimming Athlete. Back in the days she tirelessly took me to each of my swimming lessons when we were still living in Bali after my school hours even though the distance is very far away from our home. Every day she rode her motorbike to take me to the swimming pool where I suppose to take my lessons and even many times she had to tie me up on the back seat of the motorbike for me not to fall when I fell asleep on our journey.


One day my mother met Albert Sutanto, a Swimming Olympian and persuade him to take me under his wings and train me to become an athlete. Not long after I was taken to Jakarta, lived in his house, and intensively trained by him and he became my Coach until now. According to Coach Albert I have been blessed with a body shape that is suitable for Backstroke in swimming which can help me to easily adapt with the style.

The training wasn’t easy, I have to gone through physical training, technique training and the most difficult one is to make myself be committed and discipline with the food that I ate in order to maintain my perfect performance. Living in Coach’s house, I must play with his rules; when I should woke up, when I should be training, when I should rest and as mentioned before the most difficult one was learn to eat what I should eat. I must be familiar with the phrase “Eating is not about what you eat but why you eat”. I learnt that as an athlete, our body is the machine and I must fill the machine with proper fuel to get the best performance out of it. Hence despite that I do not fund of vegetables at that time I have to consume them also despite that I love fried food very much, I must reduce them and I had to sacrifice the taste in order to get maximum benefit from the meal’s nutrition. And eventually all those trainings and discipline brought me to gaining Medals in many national and regional championships.

Then in 2018, I had been chosen for the Kachimeshi Indonesia Program by Ajinomoto, which make life much easier because I have been provided a Nutritionist and being provided a Nutrition Balanced meal which surprisingly tasty. This made me more focus in my trainings and after experiencing this program, I’ve broken the SEA Games record for 50 m Backstroke in 2019 where the record I’ve broken was actually made also by myself from the previous SEA Games. Lesson learnt, discipline in trainings and an advanced nutrition balanced meal consumption is key factors to increase physical performance. I will share more stories to you, and I hope it will somehow inspire you.

SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

YUK JADI JUARA SEJATI! INSPIRASI LATIHAN SELAMA MASA PANDEMI

BEAT IT! INSPIRATIONAL TRAINING DURING THE PANDEMIC

Sebagai atlit saya dituntut untuk selalu dalam kondisi prima dengan segala keterbatasan selama masa pandemi ini. Menjalani latihan di rumah menjadi alternatif yang baik. Latihan apa saja kah? Simak di sini!

As an athlete I am required to always be in my top condition, with the restriction due to the pandemic, training at home is an alternative to maintaining my excellent body condition. want to know how I keep my body sharp at home?

Baca Artikel Read Article

Halo semua, saya harap kalian membaca artikel ini dengan keadaan baik, seperti yang kita tahu pandemi covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia. Dan olahraga merupakan salah satu industri yang paling parah terkena dampaknya, banyak kompetisi dari seluruh dunia yang ditunda karena covid-19, termasuk salah satu acara olahraga terbesar yang akan saya ikuti.


Saya percaya pemerintah telah melakukan tindakan terbaik untuk mengatasi situasi covid-19 ini dan kita harus bisa mengikuti arahan pemerintah dengan membatasi aktivitas di luar rumah dan mengikuti protokol new normal demi kebaikan kita bersama. Untungnya sekarang pemerintah sudah melonggarkan kebijakan jaga jarak dan mulai membuka tempat - tempat umum untuk kita beraktivitas.


Sebagai atlet dengan banyak jadwal kegiatan di tahun depan, menjaga teknik dan kondisi tubuh adalah hal yang mutlak dilakukan. Dengan adanya pembatasan aktivitas di luar rumah, menjaga kondisi fisik agar tetap prima menjadi tantangan tersendiri untuk saya, ditambah lagi saya harus mengurangi aktivitas di kolam renang. Oiya! sekedar informasi, kolam renang Cikini tempat saya biasa berlatih ditutup sementara, dan dibuka hanya untuk orang – orang tertentu yang memerlukan kolam renang untuk latihan. Di masa pandemi ini untuk menjaga kondisi tubuh, saya melakukan latihan fisik di rumah. Dan kalian bisa melihat apa saja latihan yang saya lakukan di rumah dalam video di bawah ini.


Hope you are reading my article in a good shape and healthy condition. As you are aware with this pandemic spreading all over the world, sports activities are one of the fields that are highly impacted. Many sporting tournaments being postponed from single sports competitions, league including also the biggest multi sports event in the world where I am intending to participate in it.


I believe that the government is doing their best to overcome the situation and we must act according to the given regulation and we must have full awareness of new normal health protocols and limit our outside activities to only the ones that is very important for us. Luckily now the government already loosen up the given regulation of social distancing and slowly opening public facilities for people to do their activities.


As an athlete with a big agenda next year, quite a challenge for me to maintain my physical condition as well as maintaining my techniques skills with minimum exposure towards water in the swimming pool. For the information, Cikini swimming pool as the place where I am training on daily basis being closed for quite a while and just being open for limited people who can utilize the facility for trainings. For me in the social distancing period where I must stay at home, I have done physical trainings only with the objective of maintaining the physical condition. You can check my training video here.